Sayuran apa itu Kale?
Kale adalah tanaman dari keluarga kubis-kubisan dan dikatakan berasal dari pesisir Mediterania. Kale, yang dianggap sebagai jenis asli kubis, adalah sayuran yang kurang dikenal di Jepang, tetapi juga banyak dijual di pasar swalayan di Eropa dan Amerika Serikat, serta digunakan sebagai hiasan untuk sup, tumisan, dan gulungan kubis.
Kale adalah makanan super yang mengandung vitamin, mineral, dan serat makanan yang sering kurang dalam pola makan modern. Kandungan vitamin, serat makanan, dan kalsium dalam 100 g kale lebih tinggi dibandingkan tomat dan paprika. 2 bungkus (14 g) kale (jenis kemasan terpisah) setara dengan sekitar 200 g sayuran segar. Ini juga sangat cocok sebagai suplemen vitamin dan mineral yang mudah untuk anak-anak yang banyak berkeringat!
Cara membuat “Kale + Madu”

- Kale + madu (jenis stik) dapat dibuka dengan mudah menggunakan tangan.
- Masukkan air secukupnya (sekitar 100-150 ml) ke dalam gelas shaka shaka terlebih dahulu, lalu tambahkan kale + madu.
- Tutup tutupnya dan kocok dengan baik ke atas dan ke bawah hingga bubuk larut, lalu siap dinikmati.

Apakah Anda sudah makan porsi sayur harian Anda?
Apakah Anda tahu berapa porsi sayur yang perlu dikonsumsi setiap hari?
Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi 350g* 1 atau lebih sayuran per hari, tetapi rata-rata asupan harian hanya sekitar 280,5g* 2, jauh di bawah target. Berdasarkan kelompok usia, anak usia 3 sampai 6 tahun kekurangan sekitar 111g (target asupan sayur harian adalah 240g), dan orang berusia 40-an kekurangan sekitar 103g.
Saat ini, tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak yang sibuk. Sulit untuk mencapai jumlah target dalam pola makan sehari-hari.
Target asupan sayur (3 sampai 6 tahun): Revisi keenam kebutuhan gizi Jepang Pemanfaatan standar asupan makanan
Asupan sayur: Ringkasan hasil Survei Kesehatan dan Gizi Nasional tahun pertama Reiwa
Penuhi kebutuhan gizi Anda dengan “Kale + Madu”
Penting untuk memenuhi porsi sayur harian agar mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga tubuh tetap sehat, namun dengan kesibukan kita, hal ini sulit dicapai. “Kale + Madu” dari Q’Sai adalah cara mudah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Tiga rahasia populer tentang “Kale + Madu”
- Gandakan asupan gizi dengan makanan super Kale dan Madu:
Kale
Kale dari Q’Sai adalah makanan super yang dapat melengkapi nutrisi yang sering kurang pada orang modern, seperti vitamin, mineral, dan serat makanan. Secara khusus, kalsium, β-karoten, dan vitamin C.
- Mengandung sekitar 5 kali lebih banyak β-karoten per 100g kale dibandingkan tomat.
- Mengandung dua kali lipat kalsium per 100g kale dibandingkan susu.
- 100g kale mengandung dua kali lipat serat makanan dibandingkan seledri.

Madu
Madu dari Yamada Bee Farm dibuat dengan pengendalian mutu yang ketat dan merupakan sumber asam amino dan vitamin yang sangat baik.
- Mudah diminum setiap hari
“Kale + Madu” populer karena rasanya yang sedikit manis dan teksturnya yang lembut. Produk ini juga direkomendasikan bagi mereka yang tidak suka jus hijau atau baru mencobanya. Banyak ibu yang memiliki anak yang tidak suka sayur melaporkan, “Saya terbantu karena anak-anak senang minum ‘Kale + Madu.’” *
* Survei kuesioner dilakukan terhadap total 105 orang di Fukuoka, Osaka, dan Tokyo selama tiga hari dari 21 Maret hingga 4 April 2010.
- Memenuhi nutrisi yang sering kurang dalam pola makan orang modern
"Sehat Jepang 21" yang dipromosikan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan merekomendasikan mengonsumsi lebih dari 350g sayuran per hari untuk orang dewasa, dengan lebih dari 120g sayuran hijau dan kuning. Namun, kenyataannya, sebagian besar orang tidak mencapai target asupan sayur.
Mari mudah-mudahan penuhi kekurangan sayur dengan “Kale + Madu” (jenis kemasan terpisah), yang setara dengan sekitar 200 g sayuran segar dalam 2 bungkus (14 g)!